Sebelum menjelaskan mengenai profil dan sejarah, serta nilai-nilai Pancasila yang diterapkan di SDK Indriyasana, kami akan memaparkan terlebih dahulu alasan kami memilih SDK Indriyasana, Sukun, Malang. Mungkin terdengar biasa saja untuk memilih sekolah dasar sebagai komunitas sosial. Namun sekolah dasar yang kami pilih ini berbeda. Mereka menjunjung tinggi kekeluargaan serta kerja sama tim untuk memajukan sekolah dengan anggota beragam agama, beragam suku, kemampuan, dan dengan keterbatasan tempat. Mereka memiliki motto "WALAU KITA KECIL TAPI BERKWALITAS". Tulisan ini terpampang di kaca jendela depan sekolah, tepat membentuk garis lurus dengan gerbang sekolah, sehingga sangat terlihat ketika kita memasuki sekolah tersebut.
SDK Indriyasana merupakan sekolah dasar yang terletak di Sukun, Malang dan bergabung dengan TKK Indriyasana. Kedua sekolah tersebut dinaungi sebuah yayasan swasta bernama "Yayasan Dharma Ibu Malang". Bagaimana kronologi cerita terbentuknya SDK Indriyasana Sukun, Malang? Mari simak penjelasan berikut..
Yayasan
Dharma Ibu atau sering disebut dengan istilah YDI adalah sebuah yayasan yang
menangani bidang pendidikan, berkonsentrasi di bidang pendidikan anak-anak
di sekolah. Yayasan ini merupakan sub bagian dari seksi kecil Wanita Katolik
Republik Indonesia (WKRI) yang mengepakkan sayapnya dari Sabang sampai Merauke telah mempunyai
dan membentuk Yayasan Dharma Ibu. Yayasan
Dharma Ibu Cabang Malang dibentuk
berdasarkan Akta Pendirian Yayasan.
Sejak tahun
1967, awalnya YDI Malang menangani
TKK pemberian Pemerintah
Republik Indonesia
karena semula TKK tersebut dimiliki oleh Gerwani yang berada diwilayah
kecamatan Sukun dan ada lagi TKK yang berada diwilayah
Celaket Kota Malang. Seiring perjalanan waktu pada tahun 2000 TKK diwilayah Celaket dikembalikan
ke yayasan yang menaungi sebelumnya dan ditempat
tersebut sekarang telah
dibangun menjadi Yayasan
Karmel Malang TKK di wilayah Sukun masih eksis hingga sekarang.
Pada Tahun 1970 di Sukun Kota Malang YDI
membangun gedung dan sebuah sekolah baru secara bertahap dan bahan sederhana
(belum permanen) untuk menampung lulusan TKK Suku yang diberi nama SD Katolik Indriyasana, dengan
kegigihan dan semangat pengurus YDI
sekolah ini terus mengalami renovasi dan penyempurnaan. Di wilayah Malang,
mungkin YDI merupakan sebuah yayasan yang kecil, namun tidak berkecil hati YDI
terus ikut serta berkiprah dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh MPK,BKS
Keuskupan Malang dan Dinas Pendidikan Kota Malang, sekolah dibawah naungan YDI
terus hidup walau kadang masih tersendat-sendat dalam perjalanannya, apalagi
mengenai sistem penggajian tenaga pendidik dan karyawan serta biaya oprasional
sekolah, namun hal itu merupakan tantangan bagi YDI untuk terus gigih berjuang
dan bekerja makin keras,hasilnya tidak sia-sia berkat kerja keras dan bantuan
dari doa-doa YDI sekarang sudah mempunyai hampir 75% gurunya mendapat
sertifikasi dan inpassing dari pemerintah,sehingga YDI sudah mulai bisa
bernafas lega tentang pengeluaran penggajian guru walaupun tetap tidak
meninggalkan tanggung jawab dengan memberikan uang lelah sesuai dengan masa
pengabdian guru dan karyawan.
YDI berusaha mendapatkan Bantuan Operasional
Sekolah Nasional (BOSNAS) dan Puji syukur dana BOSDA melalui dana Hibah dari Pemkot
Malang juga akhirnya terealisasi sehingga sedikit sudah meringankan beban
operasional, YDI berharap sekolah yang dinaunginya bisa sejajar dengan sekolah-sekolah
lain,namun kendala kembali menghadang, bangunan gedung terutama atap yang
terakhir direnovasi tahun 1980 dan belum pernah diganti sudah kelihatan lapuk
sehingga dapat membahayakan keselamatan
jiwa guru dan peserta didik,segala upaya mencari dana dan donatur akan
dilakukan oleh pengurus YDI demi masa depan anak-anak didik.
Pada tahun 2004-2015 dilakukan
tahapan perbaikan pembangunan kembali dari mulai ruang guru sampai tiap
tiap kelas. Dengan motto HUT TKK ke 53 Th dan SDK ke 47 Th “ Biar kecil tapi
Bermutu” kami siap mengantar anak-anak
bangsa ini menjadi anak bangsa yang sehat, mantap, dan bekerja keras demi
mengabdi pada Nusa dan Bangsa Indonesia.
YDI sendiri memiliki logo dan visi misi
sebagai berikut :
- Visi
: Yayasan Dharma Ibu adalah Wadah Wanita Katolik untuk berkarya di bidang
Pendidikan, Sosial, Kemanusiaan demi kesejahteraan bersama.
- Misi
: (a) Meningkatkan Kwalitas hidup manusia sejak usia dini.
(b) Meningkatkan
kehidupan yang lebih baik berdasarkan keadilan sosial.Setelah terbentuk SDK Indriyasana Sukun, maka terdapat logo, visi-misi, struktur kepengurusan, dan hal-hal lain yang mendorong pendirian sekolah tersebut. Untuk mengetahui secara lanjut, mari kita simak lagi selanjutnya...
- Logo SDK Indriyasana Sukun
- Visi SDK Indriyasana Sukun
Menghadirkan Kasih Allah dalam Pelayanan,
Kesederhanaan, Kegembiraan dan Persaudaraan dalam Pendidikan anak-anak agar
menjadi pribadi yang berkembang secara seimbang.
- Misi SDK Indriyasana Sukun
- Sekolah yang bermutu dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat
- Sekolah yang asri dan penuh Cinta Kasih
- Menjalin hubungan yang harmonis antara sekolah, Yayasan Dharma Ibu dan Masyarakat
- Menumbuh kembangkan kemampuan Intelek dan belajar seiring dengan pembudayaan belajar mandiri sejak usia dini
- Meningkatkan Etos kerja yang profesional
- Memanfaatkan prasara secara optimal
- Menyelesaikan masalah secara kekeluargaan
- Struktur Oganisasi
- Daftar Guru dan Penjaga SDK Indiyasana Sukun
- Keadaan infrastruktur fisik komunitas
SDK Indriyasana merupakan Sekolah Dasar yang terletak
di Jl. S. Supriadi Gg. IV No. 2306, Sukun, Kec. Sukun, Kota Malang Prov. Jawa
Timur. Sekolah Dasar ini merupakan sekolah yang berbasis Agama Katolik. Sekolah
Dasar ini terletak di perkampungan yang kurang terekspos kepada masyarakat.
Sekolah ini terletak di gang kecil yang memiliki jalan sangat ramai. Menurut
kami letak dari sekolah ini kurang strategis karena terletak di dalam
perkampungan dan juga jalannya sangat ramai dilewati oleh pengguna sepeda motor.
Sekolah ini memiliki enam kelas untuk Sekolah Dasar
dan dua kelas untuk Taman Kanak-Kanak. Bentuk sekolah ini seperti rel kereta
api yakni berbentuk memanjang bukan melebar, sehingga sekolah ini kurang memadai
dengan luas area yang tidak besar, walaupun begitu sekolah ini terlihat indah
dan asri. Para guru dan murid-murid saling menjaga lingkungan sekitar supaya
sekolah mereka terlihat indah walaupun tidak luas.
Sekolah ini memiliki guru yang berjumlah delapan orang
yang mengajar pada seluruh kelas serta satu orang cleaning service yang
bertugas membersihkan seluruh area sekolah. Setiap kelas memiliki murid yang
berjumlah 25 orang dan setiap kelas sudah merupakan satu angkatan. Semakin lama
jumlah di Sekolah Dasar ini semakin sedikit karena kurangnya peminat murid baru
yang masuk serta banyaknya guru yang mengundurkan diri karena alasan gaji yang
diterima. Ruangan kelas cukup memadai untuk kegiatan mengajar karena
tersedianya bangku dan kursi yang baik dan fasilitas lainnya seperti papan
tulis dan meja guru. Sekolah ini juga memiliki fasilitas lain berupa ruangan
laboratorium, tetapi ruangan ini sangat sempit hanya seluas 2 x 3 m2.
Laboratorium digunakan untuk pelajaran IPA seperti
pelajaran Biologi. Ruangan laboratorium yang digunakan tidak memadai karena
kipas angin yang tidak bisa menyala kemudian sumber listrik yang tidak baik.
Selain itu sekolah ini memiliki fasilitas lain seperti kamar mandi, kamar mandi
di sekolah ini berjumlah dua yang tidak cukup nyaman dipakai karena kurang
lebar. Walaupun begitu tetapi sekolah ini tetap menjaga kebersihan lingkungan
seperti tidak adanya sampah yang berserakan serta keadaan ruang kelas yang
tertata rapi. Sekolah ini memiliki parkiran yang juga tidak terlalu besar karena
melihat dari segi luas area yang tidak cukup besar. Kemudian terdapat ruang
tamu yang digunakan untuk menjamu tamu. Walaupun ukurannya tidak besar tetapi
cukup untuk menghormati tamu yang datang.
- Kegiatan Komunitas
SDK Indriyasana sudah
menjalankan nilai-nilai dari pancasila baik dari sila pertama sampai sila
kelima. Pada sila pertama yang berbunyi “ Ketuhanan Yang Maha Esa “ telah
dijalankan oleh sekolah SDK Indriyasana dengan cara melakukan doa setiap pagi
sebelum manjalankan aktivitas. Kemudian sila kedua yang berbunyi “ Kemanusiaan
Yang Adil dan Beradab “ sudah diterapkan oleh SDK Indriyasana dengan cara
memperlakukan adil setiap murid tanpa membeda-bedakan agama, rasa, suku ,
budaya maupun ekonomi. SDK Indriyasana juga menerapkan sila ketiga yang
berbunyi “ Persatuan Indonesia “ hal ini dilihat dari kegiatan memperingatai
Hari Pahlawan dengan melakukan upacara menggunakan baju adat dari berbagai
daerah. Sila keempat yang berbunyi “ Kerakyaatan yang di Pimpin Oleh Hikmat
Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan”juga sudah diterapkan degan cara
melakukan musyawarah sampai mencapai mufakat dengan teman sekelasnya saat akan
melakukan suatu kegiatan. SDK Indriyasana juga melakukan penerapan pada sila
kelima yang berbunyi “ Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia” dengan
cara melakukan gotong royong dan melakukan hak dan kewajiban secara seimbang.
SDK Indriyasana merupakan
salah satu sekolah yang dapat di contoh oleh sekolah lainnya. Karena SDK
Indriyasana menerapkan nilai-nilai pancasila kepada siswa dan siswi serta para
guru dan staff juga menerapkan nilai-nilai tersebut. Kelima sila Pancasila
dapat diterapkan dengan baik sehingga siswa siswi SDK Indriyasana dapat menjadi
bakal-bakal warga Negara Indonesia yang memiliki rasa cinta tanah air. Hal ini
penting untuk ditanamkan sejak dini. Sehingga kami melakukan kegiatan yang
mengajarkan nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan Memperingati Hari Sumpah
Pemuda. Kegiatan ini kami lakukan pada tanggal 28 Oktober 2017 dengan melakukan
kegiatan lomba antara kelas dan upacara. lomba yang kami lakukan yaitu lomba
pidato yang bertemakan Pahlawan dan lomba menyanyikan lagu nasional. Kegiatan
tersebut dilakukan untuk membanggun jiwa generasi muda yang lebih peduli untuk cinta tanah air.
- Potensi Sumber Daya Manusia
Potensi sumber daya manusia di SDK Indriyasana sudah diberdayakan dengan
baik dan maksimal. Hal ini dilihat dari banyaknya prestasi yang diraih oleh SDK
Indriyasana. Siswa-siswi SDK Indriyasana oleh para gurunya sudah diajak dan
dilatih untuk diikutkan dalam berbagai perlombaan. SDK Indriyasana banyak
meraih perlombaan dalam bidang seni seperti tari dan menyanyi. Walaupun sekolah
ini tergolong kecil/memiliki luas bangunan yang kecil, anak didik SDK
Indriyasana memiliki rasa percaya diri dan daya juang yang tinggi untuk mengikuti
lomba-lomba baik tingkat kecamatan maupun tingkat nasional.
Nah, di atas merupakan penjelasan lengkap mengenai informasi seputar SDK Indriyasana Sukun, Malang. Untuk melihat keseruan kita di sekolah tersebut, berikut kami lampirkan foto-foto kami di SDK Indriyasana Sukun, Malang :
Barisan Siswa-siswi Peserta Upacara Hari Sumpah Pemuda
Panitia dari Ma Chung Bersama
Komunitas
Penyerahan
Hadiah Panitia Universitas Ma Chung kepada Siswa-siswi Pemenang Lomba
Penyerahan Plakat
dari Mahasiswa Universitas Ma Chung kepada pihak sekolah dingan perwakilan
Kepala Sekolah SDK Indriyasana Sukun
Penyerahan
Hadiah kepada Siswa-siswi Pemenang Lomba







Tidak ada komentar:
Posting Komentar