Kunjungan pertama kami pada 5 Oktober 2017
TK Dharma Wanita II merupakan salah satu Taman Kanak Kanak yang berada di daerah Karangbesuki, Kota Malang. TK yang didirikan sejak tahun 1980 ini berada dibawah pengelolaan Yayasan Dharma Wanita Malang. Yayasan ini memiliki tiga PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang dinaungi, yaitu TK Dharma Wanita I, II, dan III. Namun, saat ini TK yang masih beroperasi hanya dua, yakni TK Dharma Wanita II dan III, TK Dharma Wanita I sudah ditutup sejak beberapa tahun silam.
TK Dharma Wanita II merupakan salah satu Taman Kanak Kanak yang berada di daerah Karangbesuki, Kota Malang. TK yang didirikan sejak tahun 1980 ini berada dibawah pengelolaan Yayasan Dharma Wanita Malang. Yayasan ini memiliki tiga PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang dinaungi, yaitu TK Dharma Wanita I, II, dan III. Namun, saat ini TK yang masih beroperasi hanya dua, yakni TK Dharma Wanita II dan III, TK Dharma Wanita I sudah ditutup sejak beberapa tahun silam.
TK Dharma Wanita II Karangbesuki memiliki misi terwujudnya manusia yang beriman dan bertaqwa, sehat jasmani dan rohani, berbudi pekerti yang luhur dan terampil serta visi membina manusia beriman melalui pendidikan agama, meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani melalui pendidikan olahraga dan kesehatan, meningkatkan perilaku berbudi pekerti yang luhur, meningkatkan bakat dan minat yang dimiliki oleh anak melalui pendidikan keterampilan.
Berikut struktur organisasi dari TK Dharma Wanita II Karangbesuki Kota Malang tahun 2017:

Di TK Dharma Wanita II kegiatan belajar mengajar dilakukan setiap hari mulai hari Senin sampai Jumat. Setiap kelas terdiri dari sekitar 15 siswa. Siswa masuk pada pagi hari mulai jam 7, dan pembelajaran berakhir pada pukul 10 pagi. Untuk guru biasanya pulang sekitar jam 12 sampai jam 1.
Setiap hari Kamis pada minggu pertama dilakukan
pembelajaran tentang hewan di luar kelas. Pada minggu kedua hari Kamis
dilakukan kegiatan MCd Club, yang
terdiri dari mewarna, manggambar, dan fashion.
Pada minggu ketiga dilakukan kegiatan makan bersama. Pada kegiatan ini makanan
disediakan oleh para wali murid. Untuk bekal setiap harinya yang dibawa pun
ditentukan jadwalnya untuk menghindari jajanan tidak sehat seperti keripik.
Untuk hari Senin roti atau kue basah, hari Selasa aneka buah, hari Rabu macam-macam sayur dan sedikit nasi, hari Kamis wafer atau kue kering dan susu yang dibuat sendiri oleh sekolah, dan hari Jumat telur rebus atau goreng, atau orak arik.
Sebelum memulai pelajaran di pagi hari, siswa masuk kelas dengan berbaris satu-persatu, kemudian doa
bersama, beri salam, dan membaca Pancasila. Pada pukul 08.30 siswa akan
istirahat dan masuk lagi pukul 08.45 untuk makan bersama. Setelah itu, pada
pukul 09.10 akan ada pelajaran mengaji bagi yang beragama Islam. Untuk yang
nonmuslim akan belajar agama dengan Kepala Sekolah.
Aktivitas pengajaran pun tidak hanya di dalam ruang kelas, ada juga kegiatan bermain di luar ruang kelas. Sekolah dibagi menjadi dua tingkat, yaitu A dan B. Untuk kelas B akan ada tambahan kelas untuk persiapan ke SD.
Selain proses belajar mengajar, banyak juga kegiatan di dalam sekolah yang dilakukan, antara lain Puncak Tema, Garasi Sale, dan kegiatan yang masih direncanakan yaitu Kendaraan dan Rekreasi. Untuk Puncak Tema merupakan kegiatan dimana siswa masing-masing akan membawa hewan peliharaannya ke sekolah selama satu hari satu malam. Dalam kegiatan Garasi Sale para wali murid akan menyumbang barang yang nantinya akan dijual. Uang hasil penjualan ini nantinya akan digunakan untuk pembangunan sekolah. Sedangkan yang terakhir Kendaraan dan Rekreasi rencananya para siswa, guru, dan wali murid akan mengunjungi Surabaya Karnival bersama. Dulunya ada ekstrakurikuler di sekolah, namun karena keterbatasan waktu yang dimiliki masing-masing guru yang mengajar maka kini sudah tidak ada lagi. Untuk kegiatan ke masyarakat belum ada, namun jika masyarakat setempat mengadakan kegiatan, maka sekolah pun akan ikut berpartisipasi.
Berikut struktur organisasi dari TK Dharma Wanita II Karangbesuki Kota Malang tahun 2017:

Di TK Dharma Wanita II kegiatan belajar mengajar dilakukan setiap hari mulai hari Senin sampai Jumat. Setiap kelas terdiri dari sekitar 15 siswa. Siswa masuk pada pagi hari mulai jam 7, dan pembelajaran berakhir pada pukul 10 pagi. Untuk guru biasanya pulang sekitar jam 12 sampai jam 1.
Setiap hari Kamis pada minggu pertama dilakukan
pembelajaran tentang hewan di luar kelas. Pada minggu kedua hari Kamis
dilakukan kegiatan MCd Club, yang
terdiri dari mewarna, manggambar, dan fashion.
Pada minggu ketiga dilakukan kegiatan makan bersama. Pada kegiatan ini makanan
disediakan oleh para wali murid. Untuk bekal setiap harinya yang dibawa pun
ditentukan jadwalnya untuk menghindari jajanan tidak sehat seperti keripik. Untuk hari Senin roti atau kue basah, hari Selasa aneka buah, hari Rabu macam-macam sayur dan sedikit nasi, hari Kamis wafer atau kue kering dan susu yang dibuat sendiri oleh sekolah, dan hari Jumat telur rebus atau goreng, atau orak arik.
Sebelum memulai pelajaran di pagi hari, siswa masuk kelas dengan berbaris satu-persatu, kemudian doa
bersama, beri salam, dan membaca Pancasila. Pada pukul 08.30 siswa akan
istirahat dan masuk lagi pukul 08.45 untuk makan bersama. Setelah itu, pada
pukul 09.10 akan ada pelajaran mengaji bagi yang beragama Islam. Untuk yang
nonmuslim akan belajar agama dengan Kepala Sekolah. Aktivitas pengajaran pun tidak hanya di dalam ruang kelas, ada juga kegiatan bermain di luar ruang kelas. Sekolah dibagi menjadi dua tingkat, yaitu A dan B. Untuk kelas B akan ada tambahan kelas untuk persiapan ke SD.
Selain proses belajar mengajar, banyak juga kegiatan di dalam sekolah yang dilakukan, antara lain Puncak Tema, Garasi Sale, dan kegiatan yang masih direncanakan yaitu Kendaraan dan Rekreasi. Untuk Puncak Tema merupakan kegiatan dimana siswa masing-masing akan membawa hewan peliharaannya ke sekolah selama satu hari satu malam. Dalam kegiatan Garasi Sale para wali murid akan menyumbang barang yang nantinya akan dijual. Uang hasil penjualan ini nantinya akan digunakan untuk pembangunan sekolah. Sedangkan yang terakhir Kendaraan dan Rekreasi rencananya para siswa, guru, dan wali murid akan mengunjungi Surabaya Karnival bersama. Dulunya ada ekstrakurikuler di sekolah, namun karena keterbatasan waktu yang dimiliki masing-masing guru yang mengajar maka kini sudah tidak ada lagi. Untuk kegiatan ke masyarakat belum ada, namun jika masyarakat setempat mengadakan kegiatan, maka sekolah pun akan ikut berpartisipasi.
Oleh:
Bejo, Gio, Pingkan, Sandra


Tidak ada komentar:
Posting Komentar