Rabu, 14 Maret 2018


MAKALAH KEWARGANEGARAAN

Peran Mahasiswa dalam Masyarakat :
Penyuluhan Cara Efektif untuk Mengatasi Pegal Linu di PKK Karang Widoro 

Oleh:
Charina Halim      611410003
Chelsy Aprilliatri  611410004
Erizcha Debora     611410006
Fibe Yulinda          611410007

---------------------------------------------------------------------------------
Bab I
Pendahuluan

          Mahasiswa sebagai makhluk yang terpelajar memiliki peranan penting baik di lingkungan kampus maupun masyarakat. Mereka diharapkan mampu menyumbangkan atau menyalurkan ilmu pengetahuan dan wawasan yang telah didapat selama perkuliahan kepada masyarakat di lingkungan sekitar. Masyarakat sendiri telah berparadigma bahwa mahasiswa adalah cerminan masyarakat di masa depan yang memiliki nilai kependidikan yang lebih dan berpengatahuan luas. Jika mahasiswa dan masyarakat bisa saling bertoleransi dan bekerja sama, maka akan terbentuk kehidupan masyarakat yang lebih terjamin mutu pengetahuannya dan dapat bersama-sama tumbuh dan berkembang dalam harmoni. Begitu besar peran yang harus diemban oleh mahasiswa demi mewujudkan perubahan bangsa untuk menjadi yang lebih baik. Ide dan inovasi cerdas seorang mahasiswa sebagai hasil dari pemikiran yang kritis mampu mengubah paradigma yang berkembang dalam suatu kelompok masyarakat dan menjadikan lebih terarah sesuai kepentingan bersama. Sikap kritis mahasiswa seringkali menghasilkan sebuah perubahan besar dan berarti.
Sesuai dengan tema dari judul yang kami angkat, yaitu ”Penyuluhan Cara Efektif untuk Mengatasi Pegal Linu di PKK  Karang Widoro”. Penyuluhan ini ditujukan kepada ibu-ibu PKK Desa Karangwidoro yang dapat memberikan manfaat pengetahuan pentingnya kesehatan bagi masyarakat setempat. Desa Karangwidoro terletak di Kecamatan Dau berada di wilayah dataran tinggi Kabupaten Malang. Suhu dari wilayah ini cukup dingin jika dibandingan dengan kota Malang karena berada di pegunungan. Mata pencahariaan penduduk di desa ini antara lain berdagang (membuka toko, depot dan bengkel), ibu rumah tangga, dan juga bertani. Namun hingga saat ini PKK ini telah memiliki anggota lebih dari 80 ibu rumah tangga yang memiliki tugas dalam beberapa program kerja. Tujuan dari diadakan penyuluhan mengatasi pegal linu ini diharapkan dapat membantu memberikan informasi tidak hanya kepada ibu-ibu PKK saja, namun bisa di luar organisasi PKK Karangwidoro.
---------------------------------------------------------------------------------------------------
Bab II
Review dan Kajian Pustaka

          Masyarakat adalah sekelompok orang yang berkumpul, bersama, hidup bersama dengan saling berhubungan dan saling mempengaruhi (Syani, 2007). Masyarakat memiliki unsur-unsur antara lain relasi individu, sistem, dan tujuan bersama. Relasi individu merupakan pengertian dari definisi bahwa manusia sebagai makhluk sosial yang membutuhkan satu sama lain dalam kehidupan bermasyarakat. Sedangkan unsur yang lain antara lain adalah sistem sosial. Sistem sosial sendiri merupakan satu kesatuan fungsi dan unsur-unsur yang ada dalam suatu proses hidup bermasyarakat. Dalam masyarakat sendiri tentunya terdapat suatu tujuan bersama yaitu dengan artian untuk mencapai suatu kesejahteraan, keadilan, kedamaian, dan tujuan bersama lainnya guna untuk mendapatkan kehidupan yang harmonis. Sistem seperti yang telah dijelaskan sebelumnya memiliki beberapa unsur lainnya, antara lain : struktur sosial, budaya, ekonomi, agama, dan teknologi. Segala unsur ini akan membentuk suatu individu dalam hidup bermasyarakat untuk mendapatkan tujuan bersama.
            Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2018), definisi mahasiswa adalah orang yang belajar di perguruan tinggi. Mereka yang terdaftar sebagai murid di perguruan tinggi dapat disebut sebagai mahasiswa setelah selesai pendidikan di bangku sekolah (Takwin, 2008). Sebagai seseorang yang berperan (dalam hal ini akan disebut dengan mahasiswa) dan akan terjun ke masyarakat tentunya dibutuhkan suatu metode pendekatan. Dalam segi fungsinya sendiri, mahasiswa sebagai individu yang memiliki 2 (dua) peran sekaligus yaitu statusnya sebagai individu dengan menjadi anggota masyarakat sekaligus statusnya sebagai masyarakat kampus sebagai subyek perubahan. Kehadiran mahasiswa dalam masyarakat sendiri diharapkan bukan sebagai penolong melainkan sebagai seseorang yang berkarakter yang dididik dalam sikap belajarnya sehingga bisa mengamalkan ilmu yang didapatkan sebagai cara untuk menye Hal ini diperlukan untuk mengetahui sejarah dan permasalahan apa saja yang bisa ditentukan dan dapat menjadi acuan dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Teknik pendekatan tersebut dikenal dengan proses analisis sosial. Analisis sosial sendiri memiliki 3 (tiga) bagian utama yaitu analisis geografis, analisis historis dan analisis struktural.  


Analisa Geografis
Analisis Historis
Analisis Struktural
Transek
Gambaran/Data:
-Geografis
-Potensi
-Masalah
Analisis
Pemecahan
 Masalah
FGD
Interview/Wawancara

            Untuk metode pelaksanaan analisis sosial sendiri bisa dilakukan salah satunya 3 (tiga) cara yakni:
1.      Transek : Transek adalah peta suatu wilayah secara horizontal, gambar irisan bumi untuk mengenali dan mengamati lingkungan yang dibuat bersama masyarakat setempat yang lebih paham akan keadaan wilayahnya.
2.      FGD (forum group discussion): merupakan diskusi terfokus dari suatu kelompok bertujuan untuk membahas suatu masalah tertentu dengan jumlah pesertanya bervariasi antara 8-12 orang, dilaksanakan dengan panduan seorang moderator.
3.      Interview/wawancara: merupakan cara suatu bentuk komunikasi verbal, jadi semacam percakapan, yang bertujuan memperoleh informasi.
             Dengan adanya proses tersebut, maka akan didapatkan gambaran/data berupa data geografis, potensi, dan masalah. Dengan demikian dapat dilakukan analisis sehingga bisa dilakukan suatu pemecahan masalah. 
------------------------------------------------------------------------------------------------ 
Bab III
Analisis Kritis

            Pada mata kuliah kewarganegaraan ini, kelompok kami diberi kesempatan untuk berkomunitas di PKK Karangwidoro. Komunitas yang berdiri sejak tahun 2011 ini memiliki beberapa kegiatan yang sangat bermanfaat seperti arisan, membuat kerajinan dan banyak lagi kegiatan lainnya. Komunitas yang beranggotakan kurang lebih 87 orang dan sebagian besar terdiri dari kaum wanita ini juga memiliki struktur komunitas sendiri, tidak heran juga jika dalam komunitas ini dijumpai anak-anak remaja dan ibu rumah tangga yang berumur kisaran 20 tahun. Tidak sedikit juga dijumpai pasangan yang nikah diusia muda.
            Dalam komunitas PKK Karangwidoro ini terbagi atas empat program kerja yang berisikan kegiatan-kegiatan rutin komunitas, dimana tiap-tiap pokja memiliki topik kegiatan yang beragam dan untuk pembagian-pembagian tugas dalam menjalankan program kerja ini juga dilakukan oleh anggota komunitas. Empat program kerja tersebut adalah :
1.      Program kerja 1 adalah mengenai kegiatan keagamaan seperti pegajian, kadarkum (keluarga sadar hukum), pembungkusan jenazah, tahlilan dan beberapa kegiatan keagamaan lainnya.
2.      Program kerja 2 mengenai kegiatan keterampilan misalnya seperti membuat tas dari kain-kain bekas, membuat kerajinan dari botol-botol plastik yang memiliki nilai jual dan berdaya guna. 
3.      Program kerja 3 adalah mengenai kegiatan yang berhubungan dengan makanan dan gizi, misalnya seperti membuat es cendol bersama anggota oleh komunitas dan tidak jarang juga mahasiswa atau komunitas lain ikut bergabung dalam kegiatan komunitas ini.
4.      Program kerja 4 adalah mengenai kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan seperti senam dan gerak jalan.
            Sebagai mahasiswa terlebih Farmasi, kami ingin berperan lebih dalam hal penyuluhan  mengenai kesehatan. Kami ingin bergabung  dalam program kerja 3 di PKK Karang Widoro ini yakni dengan tema “Penyuluhan Cara Efektif untuk Mengatasi Pegal Linu di PKK Karang Widoro”. Pegal linu merupakan penyakit yang biasa diderita oleh khalayak umum. Pegal linu sendiri sebenarnya merupakan manifestasi dari kegiatan-kegiatan keseharian yang menguras tenaga, baik itu pikiran atau kegiatan fisik yang berat. Bagi sebagian orang, pegal-pegal dan linu ini kerap kali hadir sebagai keluhan yang berujung pada keputusan dan keinginan untuk melakukan relaksasi seperti pijat dan tidur cukup. Tak jarang juga beberapa masyarakat yang hobi untuk meminum jamu atau obat guna meredakan pegal linu yang dirasakan. Harapannya, pegal linu tersebut akan hilang. Akan tetapi, kerap kali setelah melakukan hal-hal untuk mengatasi keluhan rasa pegal tersebut akan kembali lagi seiring dengan aktifitas yang dilakukan. Bisa dibilang, pegal linu ini adalah siklus yang akan dihadapi oleh sebagian masyarakat jika tidak ditangani dengan baik dan efektif dan akan selalu berulang.
            Sebenarnya ada beberapa hal yang perlu diketahui terlebih dahulu seperti intensitas pekerjaan (ringan atau beratnya pekerjaan tersebut), usia, latar belakang penyakit, gaya hidup, kebiasaan pola makan, dan juga pemilihan menu makanan keseharian bisa menjadi penyebab terjadinya pegal-pegal atau nyeri otot ini. Untuk itu, masyarakat perlu untuk mengetahui lebih dalam dengan penyuluhan mengatasi pegal linu yang tepat. Mungkin dalam penyuguhan ide dengan konsep pegal linu ini terdengar sederhana, namun bila seseorang selalu berada dalam kesehatan prima, maka kemampuan kinerja akan semakin meningkat, apalagi sasaran untuk pelaksanaan kegiatan ini adalah ibu-ibu rumah tangga, dimana kunci keharmonisan sebuah keluarga salah satunya adalah ibu yang bahagia.
            Dalam pelaksanaan pendekatan sosial sendiri kami intens melakukan wawancara kepada pendiri PKK Karangwidoro pada setiap pertemuan yang kami lakukan sehingga metode analisis sosial yang kami gunakan adalah dengan interview atau wawancara. Pemilihan metode wawancara ini dikarenakan untuk kegiatan PKK sendiri dilakukan secara aktif oleh peserta dan ibu-ibu sedangkan kami hanya sebagai pengamat yang pasif. Dari wawancara tersebut kami mendapatkan banyak informasi baik mengenai sejarah dan juga segala kegiatan yang berkenaan dengan PKK Karangwidoro. Hasil dari analisis kami mengenai letak geografis didapatkan dari wawancara dan juga dengan melihat kondisi sekitar di PKK Karangwidoro. Desa Karangwidoro terletak di dataran tinggi wilayah Kabupaten Malang. Suhu dari wilayah ini cukup dingin jika dibandingkan dengan kota Malang karena letaknya yang berada di pegunungan. Mata pencaharian penduduk di desa ini antara lain berdagang (membuka toko, depot, dan bengkel), ibu rumah tangga, dan juga bertani. Kebanyakan penduduk di desa ini bisa dikategorikan menengah mengingat keadaan desa tersebut sudah ramai dengan penduduk dan masyarakat yang lalu lalang melewati jalanan rumah. Desa Karangwidoro juga termasuk dalam wilayah yang jalannya sering digunakan untuk jalan alternatif menuju kota Batu.
            Alasan dilakukannya penyuluhan mengenai pegal linu ini karena selain permasalahan tersebut rata-rata diderita oleh kebanyakan warga, kami juga ingin membagikan ilmu yang telah kami dapat dalam swamedikasi mengenai penatalaksanaan pegal linu. Hal-hal lain akan kami kombinasikan sesuai dengan keadaan PKK serta dengan cara yang menyenangkan. Kami berharap, peran kami sebagai mahasiswa tidak hanya sebagai penambah semangat dan pengetahuan dalam pokja 3 di PKK Karangwidoro, namun juga bermanfaat untuk masyarakat sekitar agar menciptakan tujuan kemasyarakatan yang harmonis serta ibu yang berbahagia.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Bab IV
Refleksi

Seperti yang kita ketahui bahwa peranan mahasiswa di masyarakat belakangan ini masih kurang. Beberapa mahasiswa hanya fokus pada pengetahuan dan kegiatan sekitar kampus saja. Sebenarnya mahasiswa memiliki peranan penting baik di areal kampus maupun di lingkungan masyarakat sekitarnya. Sebagai mahasiswa diharapkan mampu untuk menyumbangkan atau berbagi pengetahuan yang sudah didapat kepada masyarakat di lingkungan luar kampus atau di sekitarnya. Karena beberapa masyarakat memiliki paradigma bahwa mahasiswa merupakan cerminan masyarakat di masa depan yang memiliki nilai pendidikan dan pengetahuan yang luas. Apabila masyarakat dan mahasiswa dapat saling bekerja sama dan bertoleransi, maka dapat terbentuk kehidupan masyarakat yang lebih berkembang, harmoni dan mutu pengetahuan yang terjamin.
Sebagai seseorang (mahasiswa) yang berperan dan terjun langsung ke masyarakat dibutuhkan suatu metode pendekatan. Dalam segi fungsinya sendiri, mahasiswa sebagai individu yang memiliki dua peran sekaligus yaitu statusnya sebagai individu dengan menjadi anggota masyarakat sekaligus statusnya sebagai masyarakat kampus sebagai subyek perubahan. Kehadiran mahasiswa dalam masyarakat sendiri diharapkan bukan sebagai penolong melainkan sebagai seseorang yang berkarakter yang dididik dalam sikap belajarnya sehingga dapat mengamalkan ilmu yang telah didapatkan.
Dalam hal ini, sebagai suatu perwujudan dalam peranan mahasiswa dalam masyarakat (sosial), kami ingin melakukan suatu penyuluhan mengenai cara efektif untuk mengatasi pegal linu di PKK Karang Widoro. Dengan beberapa hal yang melatarbelakangi topik ini yaitu seperti intensitas pekerjaan, usia, latar belakang penyakit, gaya hidup, kebiasaan pola makan, dan juga pemilihan menu makanan keseharian yang bisa menjadi penyebab terjadinya pegal-pegal atau nyeri otot ini Didukung juga dengan adanya pokja 3 yang membahas mengenai kegiatan kesehatan di PKK Karang Widoro, kami ingin terjun dan berperan secara langsung untuk meningkatkan dan mengembangkan pokja ini. Pada kegiatan ini kami akan membagikan ilmu yang telah kami dapatkan selama perkuliahan di Farmasi mengenai pegal linu. Penyuluhan mengenai pegal linu ini karena selain permasalahan yang rata-rata diderita oleh kebanyakan warga yang sebagian besar bermata pencaharian kebanyakan bertani dan berdagang, juga daerah dimana tempat mereka tinggal adalah pegunungan maka kami ingin membagikan ilmu yang telah kami dapat yaitu seperti swamedikasi mengenai penatalaksanaan pegal linu. Dengan metode wawancara atau interview yang akan kami gunakan diharapkan dapat membantu dalam memecahkan permasalahan dalam komunitas di PKK Karang Widoro mengenai pegal linu. Tidak hanya sekedar dapat membantu memecahkan permasalahannya saja, tetapi secara tidak langsung kami juga dapat membangun solidaritas yang baik antar mahasiswa dengan komunitas.
------------------------------------------------------------------------------------------------

Bab V
Kesimpulan


Dengan diadakannya kegiatan kemasyarakatan, yakni salah satunya adalah melakukan suatu penyuluhan mengenai cara efektif untuk mengatasi pegal linu di PKK Karang Widoro, maka paradigma masyarakat tentang mahasiswa sebagai cerminan masyarakat di masa depan yang memiliki nilai pendidikan dan pengetahuan yang luas telah mulai tercapai. Tidak hanya itu saja, jika dilihat dari sisi mahasiwa, dengan kegiatan ini mahasiwa akan lebih sadar akan perannya kelak menjadi agent of change  atau pembawa perubahan di sekitarnya. Hal ini ditunjang dari segi fungsi mahasiswa di masyarakat, mahasiswa sebagai individu yang memiliki dua peran sekaligus yaitu statusnya sebagai individu dengan menjadi anggota masyarakat sekaligus statusnya sebagai masyarakat kampus yang merupakan subyek perubahan. Dari kegiatan yang cukup sederhana, yakni memberi penyuluhan mengenai cara efektif untuk mengatasi pegal linu, mahasiwa berharap agar setidaknya masyarakat terbekali untuk dapat melakukan swamedikasi bagi diri sendiri dan orang disekitarnya. Tidak hanya sekedar dapat membantu memecahkan permasalahannya saja, tetapi secara tidak langsung mahasiwa juga dapat membangun solidaritas yang baik antar mahasiswa dengan komunitas.



DAFTAR PUSTAKA
Syani, A. 2007, Sosiologi Skematika, Teori, dan Terapan. Jakarta , PT. Bumi Aksara.
Takwin, B. 2008, Menjadi mahasiswa,<online> www.landasanteori.com diakses pada Maret 2018.
Kementrian Pendidikan dan Budaya. (2018) Kamus Besar Bahasa Indonesia Online https://kbbi.kemdikbud.go.id/ (online; diakses Maret 2018)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel Demokrasi

  Demokrasi di Indonesia yang Diterapkan di SDK Indriyasana Sukun oleh : Arum Ardanareswari (611610002) Dimas Ade Setyawan (611610005...